Mengenal Mitos untuk Menjadi Seorang Pilot

mitos pilotMenjadi seorang pilot bukan hal yang mudah untuk dicapai, ada banyak yang akan menjadi rintangan. Untuk mewujudkan keinginan menjadi pilot, pertam-tama calon pilot diharuskan masuk sekolah pilot. Masuk sekolah pilot sendiri, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit karena untuk dapat masuk sekolah pilot dibutuhkan uang ratusan juta. Apalagi harus masuk sekolah pilot swasta. Selain itu, harus mengikuti beberapa tes yang ada. Ada banyak yang perlu dipertimbangkan untuk dapat menjadi seorang pilot. Ada orang yang berkata bahwa untuk menjadi seorang pilot harus dari jurusan IPA, tidak boleh menggunakan kaca mata, dan tidak boleh memiliki gigi berlubang. Untuk kali ini akan dibahas mengenai mitos untuk menjadi seorang pilot yang disebutan di atas. Mitos sendiri merupakan hal yang belum tentu kebenaranya. Yuk, simak penjelasan di bawah ini mengenai mitos untuk menjadi seorang pilot:

Tidak boleh dari jurusan lain kecuali IPA

Untuk menjadi seorang pilot, tentunya langkah pertama seorang harus lulus dari sekolah penerbangan terlebih dahulu. Nah, untuk masuk sekolah ini apakah benar untuk anak-anak yang jurusan IPA saja? Hal ini dikarenakan ada orang yang beranggapan untuk dapat menjadi seorang pilot harus jurusan IPA. Menurut Anda ini fakta atau mitos? Jika ini fakta, tentnya tidak ada kesempatan bukan untuk anak lulusan IPS untuk menjadi seorang pilot. Nah, kali ini akan kita bahasa mengenai jurusan. Jika Anda memutusakan untuk menjadi seorang pilot dengan mengambil Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curung memang harus lulusan IPA ketika di SMA. Namun, kenyataanya masih banyak sekolah penerbangan yang bisa menerima calon pilot dengan jurusan IPS. Salah satunya sekolah pilot Private Flying School (seperti, Deraya, Alfa, Nusa, dll) dapat jadi pilihan karena di tempat ini Anda masih memiliki kesempatan untuk menjadi seorang pilot karena jurusan IPS diterima, tapi biayanya swadana, sanga besar. Untuk itu, ini hanya mitos karena baik dari jurusan IPS, Bahasa, dan SMK (jurusan tertentu) masih bisa untuk menjadi pilot.

Tidak boleh pakai kacamata

Menjadi seorang pilot, tentunya harus memiliki penglihatan yang bagus. Namun, bukan berarti seorang pilot tidak boleh menggunakan kacamata. Banyak orang yang beranggapan bahwa seorang pilot tidak boleh menggunakan kaca mata. Pernyataan ini hanya mitos, karena seorang pilot diperbolehkan untuk menggunakan kacamata dengan batasan tertentu dan kacamata tidak boleh yang tebal. Nah, untuk memastikannya, akan dilihat berdasarkan keputusan balai kesehatan setempat yang menjadi tempat untuk menjalankan tes kesehatan. Jika seorang pilot dinyatakan buta warna, maka ini yang dapat menjadi penyebab Anda tidak dapat untuk menjadi seorang pilot. Hal ini dikarenakan tombol-tombol yang ada di dalam pesawat digunakan dengan menggunakan warna. Jadi, untuk Anda yang menggunakan kacamata masih ada peluang untuk jadi pilot selama kacamata yang digunakan masih standar.

Tidak boleh gigi berlubang

Gigi berlubang, tentunya menjadi masalah dalam dunia penerbangan apalagi menjadi pilot. Namun, ini menjadi mitos, karena gigi berlubang masih bisa untuk diperbaiki dengan cara ditambal. Jika gigi Anda sudah ditambal, maka ini tidak menjadi masalah lagi. Dengan begitu, Anda dapat mengikuti tes karena gigi yang ditambal tidak menjadi masalah. Jika Anda menggunakan kawat gigi, ini juga tidak menjadi masalah.

Pada intinya untuk menjadi seorang pilot itu merupakan pekerjaan yang cukup berat karena tanggung jawab dari penumpang ada di pilot. Oleh karena itu, Anda haru menjaga kesehatan salah satunya.