Keunggulan Sekolah Pilot Aero yang Buat Lulusannya Berkualitas

Sekolah pilot Aero menjadi salah satu sekolah yang berusaha menciptakan lulusan pilot berkualitas untuk bisa memenuhi permintaan pilot di tanah air yang semakin meningkat tiap tahunnya. Terbukti bahwa sekolah pilot Aero menjadi penyokong pilot terbanyak untuk maskapai penerbangan sekelas Citilink dan Batik Air. Kondisi ini sebetulnya wajar untuk sekolah Pilot sekelas Aero, sekolah yang didirikan sejak 10 tahun lalu ini. Pasalnya, sekolah ini menggandeng 8 instruktur penerbangan serta memiliki 11 pesawat latih tipe Cessna 7 Piper Seneca sehingga pendidikan & pelatihan kadet lebih maksimal.

Sebetulnya, ada keunggulan lain yang dimiliki sekolah yang menggunakan 3 bandara sekaligus ini (Bandara Budiarjo, Bandara Cakrabhuwana, & Bandara Fatmawati) sehingga membuat lulusannya mampu berdaya saing. Apa saja?

Hanya terima 15 kadet per kelas

Untuk setiap kelas atau batch (angkatan), sekolah pilot Aero membatasi jumlah kadetnya. Dari sekian banyak pendaftar dari berbagai suku, bangsa, & negara, sekolah pilot Aero melakukan seleksi yang ketat sehingga menyisakan 15 kadet saja. Selain telah lulus SMA/sederajat & berusia minimal 17 tahun & maksimal 35 tahun, berikut ini kriteria mereka yang bakal lolos seleksi sekolah pilot Aero:

  • Berkelakuan baik. Mereka yang tidak pernah tercatat di kepolisian sebagai tersangka kasus narkoba, pencurian, pembunuhan, dsb akan sangat diprioritaskan pihak sekolah pilot Aero.
  • Bertubuh sehat. Mereka yang bebas dari penyakit utamanya penyakit jantung, epilepsi, dan buta warna kemungkinan lolos seleksi sekolah pilot Aero (tapi sebelumnya harus lakukan tes MEDEX di Hatpen).
  • Berbahasa Inggris dengan lancar. Mereka yang mampu menunjukkan kemampuan bahasa Inggrisnya dengan baik melalui score TOEIC yang bagus (minimal 400) bakal lolos seleksi.

Punya 3 simulator penerbangan

Simulator penerbangan merupakan sebuah alat yang bisa dipakai oleh para kadet di sekolah pilot untuk memungkinkan mendapatkan gambaran penerbangan yang mendekati sebenarnya. Simulator penerbangan biasanya dipakai sebelum menggunakan pesawat latih sungguhan. Selain untuk mengevaluasi keterampilan & kemampuan kadet, simulator penerbangan juga diperuntukkan guna meminimalisir kecelakaan dengan pesawat latih sungguhan. Di sekolah pilot Aero sendiri, simulator penerbangan yang dimiliki tidak hanya 1 tetapi 3. Ketiga jenis simulator penerbangan tersebut di antaranya Redbird FMX, Frasca 141, dan Frasca 142.

Ada program pendidikan ME

ME (Multi Engine) menjadi program pendidikan yang patut diikuti oleh para kadet. Pasalnya, ketika kadet lulus dari sekolah pilot, izin ME ini menjadi salah satu modal untuk melamar pekerjaan di airline.  Hal ini lantaran dalam program pendidikan ME, kadet bakal belajar dasar-dasar sekaligus teknik menerbangkan pesawat bermesin ganda yang sejatinya menjadi pesawat yang dipakai oleh rata-rata airline. Artinya, lulusan yang telah memegang izin ME telah siap bekerja. Untuk mengikuti program pendidikan ME, tidak perlu harus menyiapkan paspor, visa, tiket penerbangan, & menukar rupiah ke dollar untuk menuju sekolah pilot Australia.

Di Indonesia sendiri telah banyak sekolah pilot yang menawarkan program pendidikan hingga ME, termasuk sekolah pilot Aero. Biaya yang harus dikeluarkan untuk mengambil paket PPL + CPL + IR + ME di sekolah pilot Aero sekitar IDR 845.000.000 (belum termasuk biaya pendaftaran, makan, akomodasi, dll). Jangan gusar, biaya ini bisa dicicil hingga 8 kali. Namun, apabila hanya mengambil program ME saja, biaya yang harus dikeluarkan sekitar IDR 160.000.000 (biaya ini dibayar satu bulan sebelum masuk).

Memperbesar Kemungkinan untuk Lulus MEDEX di Sekolah Pilot

Untuk masuk ke sekolah pilot baik itu swasta atau negeri, semua calon peserta didik diharuskan untuk melewati serangkaian tes yang diadakan oleh pihak sekolah. Tujuan melakukan tes ini adalah untuk menyaring jumlah peserta tes sehingga didapatkan siswa/i yang memang layak untuk mengikuti program pembelajaran dan pelatihan selama belasan bulan di sekolah penerbangan. Adapun salah satu tes yang harus diikuti oleh calon kadet adalah MEDEX atau medical examination (tes kesehatan). Ketika mengikuti ujian ini, akan ada ratusan peserta yang gugur dengan berbagai alasan. Ada yang mengalami gangguan jantung, kurang tinggi badan, matanya minus parah, dan lain sebagainya.

Anyway, apabila Anda ingin menjadi kadet di sekolah penerbangan dan lulus medical examination, pastikan untuk melakukan hal-hal di bawah ini agar kemungkinan untuk lulus dapat terbuka lebar:

medex-pilot

Rajin berolahraga

Mengapa? Dalam MEDEX, hampir seluruh kesehatan bagian tubuh Anda dicek. Nah, jika Anda tak rajin berolahraga, besar kemungkinan ada banyak bagian tubuh yang mengalami gangguan kesehatan dan juga kondisi fisik yang tidak fit apabila harus menjalani latihan fisik. Dengan demikian, kesempatan untuk lolos dari tes ini akan terbilang sangat kecil atau bahkan tidak ada sama sekali. Di sisi lain, apabila Anda rajin berolahraga, Anda akan mendapatkan banyak manfaat selain kondisi tubuh yang fit, seperti postur tubuh dan berat badan yang ideal dan pikiran yang sehat. Kondisi jantung Anda juga akan jauh lebih baik karena sudah terbiasa berolahraga dan tentu saja ketika Anda disuruh untuk lari, push up, sit up, dan pull up, Anda sudah siap melakukan kegiatan-kegiatan tersebut.

Tambahan tips untuk Anda, pastikan untuk rajin minum susu dan istirahat yang cukup apabila Anda rutin berolahraga. Tujuan adalah untuk mencegah tubuh drop dan meningkatkan sistem imun tubuh.

Lakukan perawatan dan pengobatan yang dibutuhkan

Mata, telinga, gigi, kulit, dan organ dalam tubuh akan diperiksa kondisinya oleh tim medis yang sudah ditunjuk oleh pihak sekolah penerbangan. Mereka akan memastikan bahwa mata Anda dapat melihat dengan jelas, telinga dapat mendengar dengan baik, gigi lengkap dan bagus, jantung dan paru-paru berfungsi dengan baik, dan lain sebagainya. Apabila ada salah satu bagian tubuh atau organ tubuh yang mengalami gangguan kesehatan, paling tidak dua bulan sebelum melakukan tes, Anda harus melakukan perawatan dan pengobatan terlebih dahulu agar kekurangan tersebut dapat ditutupi atau diatasi. Sebagai contoh, apabila gigi Anda banyak berlubang, silahkan ditambal atau gunakan gigi palsu atau jika Anda mengalami kapalan, panu, kadas, atau kurap, segera obati ke dokter kulit atau gunakan obat-obatan untuk menghilangkan masalah-masalah tersebut.

Jaga kesehatan

Ada banyak kadet yang sudah siap fisik maupun mental tapi sebelum melaksanakan MEDEX, tubuh mereka drop dan akhirnya menjadi tidak fit ketika tes. Hal ini tentu membawa dampak buruk pada hasil tes nantinya dan ada kemungkinan bahwa mereka tidak akan lulus. Untuk menghindari hal ini, disarankan untuk menjaga kesehatan semaksimal mungkin guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan atau hal-hal yang dapat mengagalkan kesempatan Anda untuk lulus tes kesehatan di sekolah pilot. Caranya? Istirahat yang cukup, hindari begadang, konsumsi makanan dan minuman sehat, berpikir positif, dan tenangkan pikiran. Apabila Anda suka keluar rumah, hindari hal ini jika tidak ada keperluan penting. Mungkin terdengar aneh tapi masalah bisa saja datang tanpa terduga ketika berada di luar rumah. Di dalam rumah pun harus tetap berhati-hati agar kondisi fisik dan mental Anda tetap terjaga dengan baik.

Peluang Masuk Sekolah Pilot Masih Ada jika Mengalami Masalah Berikut

Masuk sekolah pilotSekolah pilot, salah satu sekolah dengan biaya mahal lebih kurang IDR 500 – 800 juta. Hal ini pada dasarnya dipengaruhi oleh 2 faktor berikut: fasilitas yang dibeli dengan biaya mahal (pesawat untuk latihan terbang dan simulator untuk praktek penerbangan) serta gaji instruktur penerbangan yang tidak sedikit terlebih jika sudah sangat berpengalaman (punya jam terbang tinggi).

Selain karena alasan mahalnya biaya sekolah pilot, berbagai masalah yang dihadapi pun membuat nyali sebagian orang menciut untuk masuk sekolah pilot. Masalah biaya, kamu bisa cari subdisi dari pemerintah di sekolah pilot negeri, dapatkan beasiswa, atau manfaatkan pinjaman yang ditawarkan oleh sekolah pilot. Soal masalah yang dihadapi, sebetulnya masih punya peluang jika kamu menghadapi masalah berikut:

Skill bahasa Inggris kurang         

Salah satu syarat untuk bisa masuk sekolah pilot adalah skill bahasa Inggris yang memadai. Tidak lain karena ketika jadi pilot skill bahasa Inggris punya pengaruh penting. Pertama, buku panduan & instruktur penerbangan umumnya menggunakan bahasa Inggris. Kedua, seorang pilot akan melakukan komunikasi dengan ATC (Air Traffic Controller) mulai dari take off hingga landing guna mencegah tabrakan di udara, mengatasi masalah yang dihadapi di udara, atau lainnya sehingga tercapai tujuan keselamatan penerbangan.

Komunikasi ini dilakukan dengan menggunakan bahasa Inggris. Kendatipun demikian, minimnya skill bahasa Inggris yang dimiliki jangan buat kamu takut masuk sekolah pilot. Kalau kamu belajar dengan giat, kamu bisa meningkatkan skill bahasa Inggris. Di samping itu, ada sekolah pilot yang menawarkan program English Preparatory di mana diberikan secara cuma-cuma saat menjadi siswa sekolah pilot guna kelancaran bahasa Inggris baik lisan maupun tulisan.

Mata rabun bukan buta warna  

Mata sehat harus dimiliki seorang pilot. Kalau tidak, keselamatan penerbangan bakal terancam. Makanya, sekolah pilot mensyaratkan calon siswa harus memiliki mata yang sehat. Apakah ini berarti penderita mata rabun tidak punya peluang masuk sekolah pilot? Penderita mata rabun masih memiliki peluang masuk sekolah pilot. Tidak seperti mata rabun yang tidak memiliki peluang sama sekali untuk masuk sekolah pilot.

Mata rabun masih bisa diatasi dengan melakukan operasi LASIK (Laser Assisted in Situ Keratomileusis), operasi untuk membentuk kelengkungan kornea. Operasi ini bisa menelan biaya mulai dari IDR 15 juta untuk satu mata. Untuk buta warna, sejatinya sulit disembuhkan apalagi jika diturunkan oleh anggota keluarga. Dalam beberapa kasus, buta warna juga disebabkan oleh penyakit diabetes, glaucoma, katarak, cidera pada mata, dan efek samping obat.

Gigi berlubang & tidak rata

Benar adanya kalau salah satu syarat yang diajukan oleh sekolah pilot untuk calon siswa adalah memiliki gigi yang tidak berlubang & rapi. Punya gigi berlubang & tidak rata? Jangan takut untuk mendaftarkan diri ke sekolah pilot karena kamu masih punya peluang. Dengan catatan, perbaiki dahulu gigi berlubang & tidak rata Anda. Untuk gigi berlubang bisa dengan melakukan penambalan atau pencabutan yang kemudian diganti dengan implant gigi, bridge, atau lainnya.

Untuk gigi yang tidak rata, salah satu solusinya adalah dengan memakai kawat gigi bahan metal, keramik, atau lepasan. Jika tidak, bisa ratakan gigi dengan invisalign untuk kasus ringan. Atau bisa juga coba veneer gigi. Jangan jadikan semua masalah menjadi bumerang untuk masuk sekolah pilot. Jauh lebih baik jika mencari solusinya terlebih dahulu sebelum “angkat topi”.